Jumat, 05 Oktober 2007

Sahabat


Akmal MR

Senja tela buram, kawan
Namun sisa cahaya masih menanam cerita
Pada setiap nyayian pagi yang gamang
Pada hati yang tersayat sajak kerinduan

Kampung kita telah senyap
Melihat awan tersenyum girang
Namun, sesekali keruh
Tak berdaya menahan ombak kerinduan
Pada setiap bait kematian
Pada ingatan tentang riwayat kebisuan

Pasir-pasir itu mencoba menelan asa
Saat lara merajam kota renta
Ini kampung kita, kawan
Kampung kemuliaan
Kampung mencari senyum pada daun
Di atas makam kenistaan


Lam U, 7 Juli 2007

Tidak ada komentar: